Tuesday, July 5, 2011

Aqiqah untuk Kebaikan, Karena Didalamnya Ada Semangat Memberi


Sahabat, tentu sudah tahu kan istilah aqiqah. Kata Aqiqah atau akikah berasal dari kata Al-Aqqu yang artinya memotong, al qoth’u. Salah seorang perawi hadits menyampaikan bahwa “aqiqah asalnya adalah rambut di kepala anak yang baru lahir”. Kambing yang dipotong disebut aqiqah karena rambut anak tersebut dipotong ketika kambing disembelih.

Aqiqah adalah sembelihan untuk anak yang baru lahir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Dalam aqiqah ini yang disembelih adalah kambing, bukan ayam, sapi, unta, bebek apalagi kelinci..Bagi laki-laki aqiqahnya dua ekor kambing yang seimbang/ setara dan bagi perempuan cukup seekor kambing. Ini didasarkan dari keterangan istri Nabi, Aisyah R.a :

Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami supaya menyembelih aqiqah untuk anak laki-laki kami dua ekor dan untuk wanita seekor (HR. Tirmidzi)

Ditinjau dari Hukum Islam

Allah tentu menurunkan syariat pasti ada suatu manfaat didalamnya (istilah syar’i nya adalah maslahat). Tentu dalam urusan ibadah yang satu ini juga, ketika berakikah maka disitu ada maslahat, baik untuk pelaksana dan juga lingkungan sekitar. Ketika kita mendengar sabda Nabi SAW yang menyampaikan bahwa :

“Anak-anak tergadai (tertahan) pada aqiqahnya, disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari itu pula dicukurlah ia dan diberi nama.” (HR Tirmidzi, Nasa’i, da ibnu Madjah dari Hasan)

Maka, ada suatu pesan bahwa diri ini atau jiwa ini memang telah tergadai dan harus terpenuhi haknya di hari ketujuh, keempat belas atau dua puluh satu dari kelahiran. Menurut kalangan Mazhab Syafii dan Hambali dengan mengatakannya sebagai sesuatu yang Sunnah Muakkadah berdasar dari dalil di atas.

Pendapat lain mengatakan bahwa pelaksanaan aqiqah bisa dilakukan diluar waktu itu. Suatu ketika al-Maimuni bertanya kepada Imam Ahmad: “ada orang yang belum diaqiqahi apakah ketika besar ia boleh mengaqiqahi dirinya sendiri?”, Imam Ahmad menjawab, “menurutku, jika belum diaqiqahi ketika kecil, maka lebih baik melakukannya sendiri saat dewasa, aku tidak menganggapnya makruh”. Para pengikut Imam Syafii juga berpendapat demikian. Jadi untuk Sahabat Cantik, apabila diwaktu kecil belum diberikan kemampuan beraqiqah dan sekarang mampu segeralah penuhi hak nya.

Saturday, April 23, 2011

We Are Not Negotiated with Cheater!!!

Hinaan, cacian, sumpah serapa, makian... adalah pantas untuk para Cheater yg memang tidak punya rasa kejujuran, sportifitas, dan Harga diri.
Namun pantas kah untuk kita Clan c.a.s.a.n.o.v.a menerima cacian dan sumpah serapa itu? TIDAK'....sekali lagi "TIDAK"
Jangan karena Ulah salah satu Anggota, mencoreng Harga Diri Semua Anggota, Staff, apalagi Clan Master.
Clan kita anti terhadap Software yg berpotensi untuk berbuat curang, Clan kita Menjunjung tinggi Sportifitas.... Clan kita Anti Cheaters'

We Are Not Negotiated with Cheater!!!

Mari kita Jaga Kredibilitas Clan kita c.a.s.a.n.o.v.a, karena kita semua punya HARGA DIRI.





- Dilarang menghujat dengan menggunakan CHAT CLAN (hijau), gunakan CHAT ALL (putih) agar tidak ada kesalah pahaman diantara anggota.
- Dilarang menjatuhkan moral anggota dengan kata 'cacad' atau 'anjink'. Di anjurkan untuk mengangkat moral anggota.
- Dilarang ikut dalam CLAN MATCH apabila akan logout dari game.
- Dilarang ikut dalam CLAN MATCH jika hanya menggunakan senjata K-1 atau K-2.
- Dilarang menggunakan CHEAT dalam CLAN MATCH.
- Selain Master Clan, yang berhak memberi perintah dalam CLAN MATCH adalah Staff.
- Jangan langsung ready sebelum melakukan 'chek' options pada room CLAN MATCH.

Tuesday, April 19, 2011

SIRAMAN part of 7 month pregnancy


Kehamilan dipercaya merupmitoniakan fase di mana calon jabang bayi sudah mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya melalui perantaraan sang ibu. Hubungan psikis antara ibu dan anak pun sudah mulai terjalin erat mulai dari fase ini. Bagi masyarakat Jawa, kehamilan adalah bagian dari siklus hidup seorang manusia. Oleh karena itu keberadaan si calon jabang bayi selalu dirayakan oleh masyarakat Jawa dengan ritual yang bernama mitoni.

Mitoni sendiri berasal dari kata pitu atau tujuh. Hal itu karena mitoni diadakan ketika usia kandungan masuk tujuh bulan. Ritual ini bertujuan agar calon bayi dan ibu selalu mendapatkan keselamatan. Ada beberapa rangkaian upacara yang dilakukan dalam mitoni, yaitu siraman sebagai simbol, memasukkan telor ayam kampung ke dalam kain calon ibu oleh sang suami, ganti busana, memasukkan kelapa gading muda, memutus lawe/lilitan benang/janur, memecahkan periuk dan gayung, minum jamu sorongan, dan nyolong endhog (mencuri telur). Rangkaian upacara itu dipercaya sebagai prosesi pengusiran marabahaya dan petaka dari ibu dan calon bayinya.

Ritual mitoni sarat dengan simbolisasi. Upacara siraman, misalnya, adalah simbol pembersihan atas segala kejahatan dari bapak dan ibu si calon bayi. Sedangkan memasukkan telur ayam kampung ke dalam kain calon ibu adalah perwujudan dari harapan agar bayi bisa dilahirkan tanpa hambatan yang berarti. Memasukkan kelapa gading muda ke dalam sarung dari perut atas calon ibu ke bawah adalah simbolisasi agar tidak ada aral melintang yang menghalangi kelahiran si bayi.

Setelah itu calon ibu akan berganti pakaian dengan kain 7 motif. Para tamu diminta untuk memilih kain yang paling cocok dengan calon ibu. Sedangkan pemutusan lawe/lilitan benang atau janur yang dilakukan setelah pergantian kain masih bermakna agar kelahiran berjalan dengan lancar. Lilitan itu harus diputus oleh suami. Pemecahan gayung atau periuk mengandung makna agar saat nanti sang ibu mengandung lagi, diharapkan kehamilannya berjalan dengan lancar. Sedangkan upacara minum jamu sorongan (dorongan) berarti bayi bisa lahir dengan cepat dan lancar seperti disurung (didorong). Dan yang terakhir, mencuri endhog atau telur, merupakan perwujudan atas keinginan calon bapak agar proses kelahiran berjalan dengan cepat, secepat maling yang mencuri.

Untuk melakukan mitoni, harus dipilih hari yang benar-benar bagus dan membawa berkah. Orang Jawa memiliki perhitungan khusus dalam menentukan hari baik dan hari yang dianggap kurang baik. Selain itu, biasanya mitoni digelar pada siang atau sore hari. Hari yang dianggap baik adalah Senin siang sampai malam serta Jumat siang sampai Jumat malam.
Mitoni tidak bisa dilakukan pada sembarang tempat. Dulu mitoni biasa dilakukan di pasren atau tempat bagi para petani untuk memuja Dewi Sri, Dewi Kemakmuran bagi para petani. Namun mengingat dewasa ini sangat jarang ditemui pasren, maka mitoni dilakukan di ruang tengah atau ruang keluarga selama ruangan itu cukup besar untuk menampung banyak tamu. Anggota keluarga yang tertua seringkali dipercaya untuk memimpin pelaksanaan mitoni.

Setelah melakukan serangkaian upacara, para tamu yang hadir diajak untuk memanjatkan doa bersama-sama demi keselamatan ibu dan calon bayinya. Tak lupa setelah itu mereka akan diberi berkat untuk dibawa pulang. Berkat itu biasanya berisi nasi lengkap beserta lauk pauknya.

FACEBOOK

Anniversary 1 year.

Anniversary 1 year.

Anniversary 2 year.

Anniversary 2 year.

ANTI CHEATERS

ANTI CHEATERS

Popular Posts